MENULIS LINTAS TOL LANGIT

MEMBUAT COVER BUKU YANG MENARIK


Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Pertemuan  Ke-30, Gelombang Ke-30 KBMN 
Nama                        :  Lutpiana
Tema                         :  Membuat Cover Buku Yang Menarik
Hari/
Tanggal            :  
Jumat, 22 Desember 2023
Narasumber              :  Fajar Trilaksono, M.Pd
Moderator                 :  
Ahmad Sholeh

Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita  di pertemuan pamungkas KBMN Gel. 30 malam ini dilakukan dengan zoomKita akan menjelajahi langkah-langkah kunci untuk menciptakan cover buku yang memikat dan dapat menarik perhatian pembaca dalam tema Membuat Cover Buku Yang Menarik dengan narasumber Bapak Fajar Trilaksono, M.Pd dan moderator handal Bapak Ahmad Sholeh. 

Pengertian Cover Buku

Cover Buku (Sampul Buku) adalah penutup pelindung yang digunakan untuk mengikat halaman-halaman buku. Fungsinya sebagai pemgikat lembaran-lembaran isi buku agar tidak mudah lepas. 
Cover Buku bertujuan untuk menandai buku agar mudah dikenali, serta menginformasikan sedikit mengenai isi sebuah buku.

Cover Buku sebaiknya memiliki desain yang menarik, agar mudah dikenali dan menjadi identitas buku itu sendiri. Sehingga memudahkan kita mencari buku yang dibu5uhkan, tanpa harus membaca judul satu persatu pada buku yang berjejer di rak buku. Baik di rumah maupun di toko-toko buku.

Bagian Cover Buku
 
1. Sampul depan: terdiri dari judul buku dan nama penerbit.
2. Sampul belakang: pada umumnya berupa ringkasan penjelasan atau petunjuk dari isi buku. Nama penerbit, serta barcode ISBN.
3. Punggung Buku (samping buku):  terdapat judul buku, nama penulis serta nama penerbit. Pada punggung Buku  sendiri harus disesuaikan dengan ketebalan buku, kalau terlalu tipis sebaiknya tidak menggunakan tulisan.

Jenis Cover Buku

1. Paperback (soft cover) adalah cover buku berbahan kertas sedikit tebal dan lentur, yang biasanya menggunakan jenis kertas Art Carton dan kertas Ivory.
2. Hardcover adalah cover buku berbahan tebal, keras dan kaku. Biasanya menggunakan Caton Board.

Kriteria Membuat Cover Buku
 
Nah, setelah mengetahui arti cover buku, bagian cover Buku dan jenis cover buku. Kita juga harus belajar membuat cover Buku yang bagus. Cover Buku dikatakan bagus atau bernilai tinggi adalah ketika cover tersebut memenuhi kriteria bisa mewakili dan memberikan petunjuk isi dari buku itu sendiri. Pak Fajar mengatakan harus membuat desain yang estetis dan menarik perhatian. 


Sukses selalu, selamat menulis

Terima kasih
Wassalamualaikum Wr Wb

Share:

TEKNIK PROMOSI BUKU

 


Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Pertemuan  Ke-29, Gelombang Ke-30 KBMN 
Nama                        : Lutpiana
Tema                         : Teknik Promosi Buku
Hari/
Tanggal            :  Rabu,20  Desember 2023
Narasumber              : Akbar Zainudin
Moderator                 : 
Sigid Purwo Nugroho

Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita bisa bertatap layar melalui huruf dan kata yang bisa dibaca dalam WhatApp. malam Ke-29 ini kita akan ditemani oleh narasumber sukses dalam menulis buku, Akbar Zainudin. Penulis buku Man Jadda Wajada. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia pustaka utama tahun 2009 akhir dan sekarang cetakan ke-13 dan beredar 55.000 eksemplar.

Beliau mulai menceritakan di mulai dari hobi yakni mengajar, menulis, jalan-jalan, dan makan. Beliau paling suka makan di tempatnya, misalnya soto kudus di Kudus, sate Madura di Madura, soto Lamongan di Lamongan, soto Kandangan di Kandangan, dan sebagainya. 

Sampai sekarang beliau  sudah menulis 16 buku Solo. Dalam 3 tahun terakhir juga membimbing penulis-penulis pemula untuk menuliskan buku Solo mereka, sudah membimbing sekitar 12 orang yang sudah menerbitkan buku Solo ber ISBN dan sekitar 20 buku antologi tulisan dari para guru seluruh Indonesia. 


Profesi beliau sekarang selain menjadi penulis adalah trainer dan motivator. Saya mengisi training dan pelatihan motivasi untuk siswa, guru, mahasiswa, dan juga untuk para pekerja dan eksekutif di kantor. menulis dan mengajar ini memang dua hal yang tidak dipisahkan.Suka mencoba hal-hal baru. Tahun 2019 mengaktifkan kembali kanal YouTube, Akbar Zainudin. Kanal YouTube ini berisi motivasi hidup, motivasi public speaking motivasi bisnis, motivasi belajar, dan motivasi menulis. dengan semangat Man Jadda Wajada Bapak Akbar Zainudin hampir mengkhatamkan keliling 38 Provinsi di Indonesia. Luar biasa ..


Buku-Buku Bapak Akbar Zainudin


  • Buku Solo pertama  judulnya Man Jadda Wajada. 
  • buku antologi sama beberapa kawan. Menulis buku antologi memang salah satu latihan bagus sebelum menulis buku Solo sendiri. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia pustaka utama, l
  • Buku Man Jadda Wajada 2 yang juga diterbitkan oleh Gramedia. 
  • Menulis dua buku yang diterbitkan oleh Mizan grup, yaitu buku menghidupkan 10 prinsip Man Jadda Wajada dan buku Hasanah Dunia Akhirat. 
  • Buku Man Jadda Wajada For Teen yang diterbitkan oleh penerbit Zikrul Hakim. 
  • Buku UKTUB' Panduan Menulis Buku dalam 180 hari, Satu buku khusus untuk panduan para penulis dalam menulis buku 
  • Mendirikan perusahaan penerbitan sendiri namanya MJWBook. Perusahaan ini yang menerbitkan buku-buku saya sekarang. 

Salah satu buku best seller dari mjw book adalah buku Man Jadda Wajada: Ketika Sukses Berawal dari Pesantren. Alhamdulillah buku ini menyasar para santri di seluruh Indonesia dan sekarang ini terjual sekitar 25.000 eksemplar. Dari 16 buku Solo yang saya tuliskan memang rata-rata bergenre buku motivasi dengan tema utama Man Jadda Wajada.


Menurut beliau buku Yang Bagus mempunyai  beberapa kriteria:


1. Buku itu mempunyai keunikan atau kalau bisa keunggulan dibandingkan dengan buku sejenis. Penulis harus bisa menjawab pertanyaan: 


"Apa perbedaan buku ini dengan buku sejenis yang sudah ada di pasaran?"


"Sebutkan 10 alasan mengapa orang harus membeli buku anda". 


Kalau dua hal di atas bisa dijawab dengan jelas itu tanda-tanda bahwa buku kita berkualitas. 


2. Buku ditulis dengan target pembaca yang jelas. Sebelum menulis tentukan dahulu siapa audiens yang akan membaca buku kita.


Pengalaman saya, Saya membagi buku Man Jadda Wajada ke dalam beberapa seri'

- Man Jadda Wajada untuk dewasa.

- Man Jadda Wajada fortin untuk motivasi remaja

- berwirausaha modal Man Jadda Wajada untuk calon pengusaha

- UKTUB': panduan buku menulis dalam 180 hari untuk para penulis pemula

- Ketika Sukses berawal dari pesantren untuk para santri dan santriwati.


Dengan target audience yang jelas akan memudahkan kita dalam menulis dan mempromosikan buku kita. 


3. Ditulis dengan bahasa sesuai dengan target pembaca. Ada buku-buku yang ditulis dengan bahasa ngepop, bahasa ilmiah, dan sebagainya. Buku saya kebanyakan ditulis dengan bahasa ngepop karena saya pengen buku saya ringan untuk dibaca tapi isinya cukup mendalam dan bisa dipraktikkan.


Buku barunya di cover belakang ada saya tuliskan 10 alasan mengapa anda harus membeli atau mempunyai buku ini. 

Seorang penulis harus memikirkan dari awal apa keunikan bukunya atau apa yang membedakannya dari buku sejenis


Pengetian promosi buku


Kalau sudah produk buku yang bagus maka akan lebih mudah kita mempromosikan buku kita. 


Promosi pada dasarnya adalah program untuk mengkomunikasikan buku kita kepada target audiens kita. Promosi adalah bentuk lain dari komunikasi. 


Tujuan pertama promosi adalah mengenalkan buku kita. Kalau orang sudah kenal langkah selanjutnya adalah membuat mereka tertarik dengan buku kita. Kalau sudah tertarik Bagaimana caranya mereka mau membeli buku kita. Tahapannya begitu, bagaimana orang mau beli buku kalau mereka tidak kenal? 


Promosi buku biasanya dilakukan oleh penerbit. Salah satu promosi yang paling efektif adalah dengan memajang buku di rak-rak buku di toko buku yang tersebar di seluruh Indonesia. 


Namun tentu saja karena tempat untuk memajang ini terbatas, biasanya rak-rak buku hanya memajang buku-buku yang laku. Jika dalam 3 bulan tidak ada pembelian buku maka buku itu akan ditarik dari rak buku. 


Nah kita sebagai penulis apa yang bisa dilakukan untuk membantu mempromosikan buku yang kita tulis?


Program Promosi

1. Launching Buku. 


Program launching buku adalah program memperkenalkan buku kita pada saat pertama kali terbit. Biasanya program launching buku ini dilakukan secara tatap muka di ruangan-ruangan, aula, kelas, dan di berbagai tempat lainnya. Launching buku ini sangat penting untuk memperkenalkan bahwa kita sudah menerbitkan buku kita. 


Pada zaman sekarang ini, launching buku bisa dilakukan secara lebih mudah. Lakukanlah launching buku secara online dengan fasilitas Zoom, Google Meet, dan berbagai fasilitas online meeting lainnya. 


Jika buku anda sudah terbit, undanglah beberapa orang kawan anda dan juga teman-teman di Facebook Instagram dan media sosial lainnya untuk mengikuti launching buku secara online. 


Launching buku secara online ini murah meriah dan cukup efektif untuk memperkenalkan buku kita.


2. Seminar, Pelatihan, Bedah Buku. 


Kalau kita menawarkan seminar atau pelatihan secara umum maka yang akan hadir tidak hanya orang-orang yang suka membaca buku, tetapi bisa juga dihadiri oleh audience secara umum. 


Baru pada saat dan selesai seminar, kita informasikan bahwa materi seminar ada pada buku kita. Ketika seminar atau pelatihan kita menarik, maka akan banyak audiens yang tertarik dengan buku kita. Apalagi kalau kita tambahkan bonus tanda tangan asli pada saat mereka membeli buku, tentu akan menjadi nilai tambah yang menarik.


Berbagai perpustakaan baik perpustakaan sekolah, lembaga sosial maupun perpustakaan daerah sering mengadakan acara bedah buku. Ajukan surat resmi kepada mereka agar buku kita termasuk buku yang dibedah. Dengan demikian acara ini akan menjadi salah satu ajang promosi buku kita.


3. Berjualan di Market place


Buku kita harus ada di marketplace agar orang mudah melakukan pembelian secara online. Cukup banyak marketplace di Indonesia diantaranya ada Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Shopee, dan sebagainya. Bukalah akun dan mulailah berjualan di sana. Setidaknya kalau orang mau beli mereka tahu ke mana mereka harus membeli. 


Membuka toko buku di marketplace ini sangat penting karena sekarang ini zamannya belanja secara online. Sebagai penulis Kita harus mengikuti trend ini. Kalau buku kita tidak ditemukan secara online mereka akan kesulitan mencari buku-buku kita.


4.  Memanfaatkan Media Sosial. 


Salah satu cara paling efektif sekarang ini adalah dengan memanfaatkan media sosial yang kita punya mulai dari WA, Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, Tiktok dan sebagainya. 


Bagaimana caranya memanfaatkan media sosial?


1. Buatlah story setiap hari: update status di WA, Facebook story, insta story, Reel dan juga Tiktok. 


2. Buatlah status tentang buku kita, apa saja. Bisa tentang covernya, bisa tentang isinya, pokoknya apa saja terkait buku kita. 


3. Minta orang menuliskan testimoni lalu kita upload di media sosial kita. Kalau orang tidak tahu testimoni apa yang harus dituliskan boleh juga draft testimoninya kita ajukan tinggal minta persetujuan mereka.


4. Kaitkan foto sehari-hari, kegiatan sehari-hari, kejadian sehari-hari, dengan buku kita.


5. Meminta orang untuk membuat video dengan memegang buku kita dan bercerita sedikit 30 detik tentang buku kita.


6. Buatlah foto atau cuplikan isi buku kita dan taruhlah sebagai status. Sedikit-sedikit saja setiap hari yang penting konsisten dan terus-menerus. Jangan terlalu banyak juga, nanti orang bingung karena kebanyakan pesan. 


7. Jangan lupa cantumkan selalu nomor yang bisa dihubungi apakah inbox di Facebook Instagram ataupun nomor WA. 


8. Buatlah video pendek terkait buku kita. Sekarang ini orang lebih suka melihat video dibandingkan hanya dengan tulisan.


Yang paling penting setelah ini adalah praktik-praktik dan praktik. Teorinya nggak perlu banyak-banyak yang penting praktiknya yang banyak. 


Silakan dicoba semua teknik promosi yang sudah saya jabarkan di atas. Teman-teman juga bisa menggunakan program promosi teman-teman sendiri. 


Yang paling penting itu terus menerus dan konsisten. Kalau baru promosi sekali terus mengharapkan langsung banyak lagu yang nggak bisa. Tiap hari aja promosi nanti hasilnya beberapa bulan ke depan baru akan terlihat. 


Jadi perlu untuk terus konsisten dan istiqomah. Kalau belum terlihat hasilnya lakukan terus saja nanti juga orang akan tahu kalau tertarik dan mau membeli buku kita. Good luck semoga berhasil. 


TANYAJAWAB


P1; Taufan/Pemalang

Sebagai penulis yg sangat baru da  pemula sekali. selain konten yang bagus, bagaimana cara paling efektif agar promosi buku yg kita karyakan mampu menjadi best seller, mengingat sbg new comer baik secara teknis, relasi blm bahkan tidak punya?


J1; 

1. Perbaiki tulisan dengan terus latihan dan latihan. Tiap hari harus terus menulis, luangkan waktu 30 sampai 60 menit setiap hari untuk menulis. Lama-lama nanti tulisan kita akan semakin bagus dan kita punya biaya tulisan kita sendiri. Kalau sudah punya gaya tulisan sendiri akan lebih enak kita memasarkan buku kita. Kuncinya latihan latihan, disiplin disiplin disiplin. 


2. Bangun relasi. Mulailah bersilaturahim dengan sebanyak-banyaknya orang. Semakin banyak kita bersilaturahim sebanyak itulah lingkaran rezeki yang akan kita terima. Termasuk dalam hal menulis semakin banyak teman semakin bagus. jangan mengharapkan mereka menolong terlebih dahulu, mulailah dengan memberi. Memberi ilmu memberi informasi memberi pertolongan dan sebagainya. 


3. Manfaatkanlah media sosial yang kita punya. Jangan sampai kita melihat Tik tok seharian, bertahun-tahun lamanya, tapi tidak pernah menghasilkan dari Tik tok. Setiap hari kita memelototi instastory dari para artis selebriti, tetapi kita tidak pernah menjadi produktif dengan Instagram kita. 


Puluhan tahun kita punya Facebook jangan sampai hanya untuk update status tentang keluhan-keluhan kita. Mulailah berpikir bagaimana kita membuat update status yang produktif dan menghasilkan. 


Pasti bisa, yang penting kita mau terus belajar, buka hati dan membuka diri. Bahkan bisa jadi kita harus belajar dari anak-anak muda yang menjadi murid-murid kita bagaimana caranya menghasilkan uang dari media sosial kita. 


Buat challenge ke anak-anak, buat kompetisi Bagaimana cara membuat buku Pak Taufan ini laku lewat Facebook atau Instagram. Jadi mereka tertantang dan saling menguntungkan. Yang penting kita kreatif saja dan mau terus belajar. 


P2; Sumarni: Jakarta Selatan 

1. Bolehkah menulis buku yang judulnya sudah ada di beberapa toko buku?

2. Bolehkah menulis buku dengan mengambil sumber  berbagai buku?

J2; 

1. Untuk menghindari kesamaan judul buku, biasanya dikasih anak judul. 
Contoh: buku saya judulnya Man Jadda Wajada: the art of excellent life. 
Boleh saja mengajukan judul misalnya: Man Jadda Wajada: kumpulan kisah hebatku. 
Kalau saya lebih suka mencari judul yang belum ada.


2. Kita boleh mengambil bahan-bahan dari berbagai sumber yang penting dicantumkan siapa yang menulis dan dari mana tulisan itu diambil. Tulisan saya juga sering mengutip dari banyak orang. Tidak apa-apa yang penting kita sebutkan sumbernya.


Yang tidak boleh adalah mengambil dari buku atau tulisan orang lain tetapi tidak menyebutkan bahwa kita mengambilnya dari orang lain jadi seakan-akan itu adalah hasil tulisan kita. Itulah yang disebut menjiplak. Tidak boleh


P3; Rosjida 

1. Bagaimana cerita dari awal tentang buku Man Jadda Wa Jada bisa diterbitkan oleh penerbit Gramedia? Mengingat waktu itu Bpk Akbar baru menulis buku pertama, yg berarti belum terkenal ya Pak
2. Royalti 10% itu diberikan jika sudah laku berapa eksemplar ?
3. Bagaimana cara pembimbingan yg diberikan Bpk kepada 12 penulis tsb, meliputi apa sj?
4. Untuk buku kumpylan puisi, hal apa yg dapat dibuat agar menarik dan berbeda dengan yg lain?


J3;

1. Memang benar saat itu saya belum terkenal, dan mungkin hanya teman-teman saya yang tahu saya. Saya yakin saja. 
Tapi memang saya sudah latihan menulis sangat panjang sebelum itu. Sebelum menulis buku saya sering Menulis artikel di blog. Akhirnya itu yang membuat tulisan saya menjadi enak dibaca. 
Jadi walaupun itu buku pertama saya tapi memang perjalanan latihan menulis Saya sudah bertahun-tahun sebelumnya. 
Waktu itu saya ditanya sama penerbit Gramedia, Pak Akbar kalau Buku ini kami terbitkan berapa kira-kira target Pak Akbar?
Saya jawab waktu itu sebenarnya agak ngasal aja: 50.000 eksemplar. 
Alhamdulillah terpenuhi. Terus latihan setelah itu yakin saja. 
2. Royalti dikirim setiap 6 bulan sekali. Royalti itu ditransfer dari hasil buku yang sudah terjual, bukan yang dicetak atau diedarkan. 
3. Sederhananya kita buat outline bersama, terus penulis mengirimkan tulisannya berdasarkan outline tersebut seminggu sekali satu artikel. Targetnya 8 bulan jadi satu buku. Silakan japri. 
4. Saya belum pernah menulis puisi, jadi penulis sendiri yang harus memikirkan Bagaimana caranya buku ini berbeda dibandingkan dengan buku sejenis di pasaran. 


P4; Endang dari Kaltim.

Dalam konteks seminar, pelatihan, dan bedah buku, bagaimana cara Anda menjadikan buku sebagai modul acara yang menarik minat audience yang lebih luas? Terima kasih...


J4; Buku saya buat praktis dan sederhana sehingga mudah dijadikan sebagai modul pelatihan. 
Biasanya saya selaraskan dulu outline buku tersebut dengan materi pelatihan yang akan saya lakukan. 
Contoh ini kasus saya yang paling baru. Saya menulis buku judulnya 8 kunci sukses santri dan santriwati. Buku ini memang Saya tunjukkan buat para santri. 
Materi dari buku ini saya buat secara khusus menyesuaikan dengan seminar motivasi yang saya berikan untuk para santri. Sehingga selesai seminar saya tinggal bilang bahwa seluruh materi tadi ada pada buku saya. 
Jadi mulailah dengan outline yang disesuaikan dengan materi seminar. Di situ dikembangkan tulisannya semenarik mungkin. Sesuaikan dengan target audience dari sisi bahasa dan tampilan buku. 


P5; Wiwin dari Kediri

kalau mempromosikannya karya kita apakah dengan  diskusi bersama, bedah buku, atau mempromosikan di media sosial. Dari pemahaman saya pasti karya kita bagus, Namun bagaimana kita mengukur karya kita bagus atau masih banyak perlu diperbaiki. Sampai hari ini hanya saya timbun beberapa tulisan saya Krn saya merasa belum Bagus...


J5; 

Pertama yakin saja bahwa tulisan kita bagus. Kalau kita tidak pernah yakin maka selamanya tidak akan pernah menjadi bagus. Mungkin buku saya yang pertama itu diterima penerbit karena keyakinan saya yang kuat. 


Setiap buku yang terbit pasti ada kekurangannya. Kalau kita menunggu sempurna maka tidak akan pernah terbit buku kita. 


Karena itu, terbitkan saja. Kalau kita merasa ada kekurangan dalam buku yang sudah kita terbitkan tinggal kita perbaiki pada terbitan berikutnya atau kita tulis lagi judul berikutnya yang sebelumnya kita rasa kurang. 


Saya banyak merasa buku Man Jadda Wajada yang pertama itu banyak kekurangannya. Tapi ya sudah, saya ajukan dan terbitkan saja. 


Berbagai kekurangan itu kemudian saya lampiaskan dalam tulisan-tulisan pada buku-buku berikutnya. Akhirnya jadi bertambah banyak buku saya. 


Kita itu sebagai penulis tugas kita adalah terus menulis. Kalau sudah ada tulisan kita, kirim ke penerbit. Kalau misalnya ditolak penerbit kita perbaiki, kirim ke penerbit yang lain. Atau kita terbitkan sendiri. 


Setelah buku kita terbit tidak perlu terlalu dipikirkan. Tugas kita adalah menulis lagi Dan lagi. Menulis saja sebanyak-banyaknya, kirim lagi ke penerbit sambil terus berdoa mudah-mudahan bisa diterima. 


Sambil kita kirim tulisan ke penerbit tugas kita sebagai penulis adalah menulis lagi naskah buku berikutnya. Begitu seterusnya. 


Tidak perlu khawatir bahwa apa yang kita tulis itu tidak berguna. Pasti akan berguna. 


Saya terbiasa menulis di blog Kompasiana. Draft buku saya banyak saya tuliskan di sana. Saya terpacu untuk terus menulis setiap hari lalu saya upload di sana. 


Suatu saat artikel sudah sesuai dengan outline yang sudah saya buat, saya review lagi dari awal sampai akhir seluruh tulisan saya. 


Jadilah buku. Begitu caranya. Tugas kita terus menulis, menulis, dan menulis. Pasti tulisan kita akan berkembang dan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.


Yang dapat di ambil garis besarnya dalam pertemuan malam ini adalah;

Menulis itu tentang disiplin latihan setiap hari. Luangkan waktu 30 sampai 60 menit setiap hari untuk menulis. Setiap hari. 


Disiplin inilah yang akan membuat kita berhasil. Kalau tidak bisa mendisiplinkan diri sendiri jangan pernah berharap bisa menjadi penulis yang hebat. 


Yang penting itu bukan ikut pelatihannya, tetapi setelah pelatihan bisakah kita mendisiplinkan diri setiap hari untuk menulis. 


Disiplin disiplin dan disiplin. 



Sukses selalu, selamat menulis

Terima kasih
Wassalamualaikum Wr Wb


Share:

MENULIS BIOGRAFI

Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Pertemuan  Ke-28, Gelombang Ke-30 KBMN 
Nama            : Lutpiana
Tema            : 
Menulis Biografi
Hari/Tanggal    :  senin, 18  Desember 2023
Narasumber      : 
Leli Suryani, S.Pd
Moderator       : 
Ralliyanti

Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita bisa bertatap layar melalui huruf dan kata yang bisa dibaca . bisa belajar bagaimana cara menulis, yaitu tentang MENULIS BIOGRAFI,  narasumber kita malam hari ini adalah ibu Lely Suryani, S.Pd.SD,  Beliau juga salah satu dr tim solid, seorang editor di melintas.id, penulis buku biografi omjay. Dan moderator cantik Ralliyanti pada pertemuan malam ini diberi mandat untuk berbagi pengalaman terutama dalam materi MENULIS BIOGRAFI

MENULIS BIOGRAFI ini bukan semata-mata dari kemampuan pribadi, namun ada dorongan kuat dari orang-orang hebat  di dunia literasi yang mengelilingi ucap narasumber, yang utama dari Om Jay,Kemudian ada Bunda Kanjeng,Kakek Guru, Bunda Ralli bagian Lay out, TSO dan Keluarga Besar KBMN. Pengalaman beliau dalam MENULIS BIOGRAFI dapat berhasil karena ada lampu hijau dari Om Jay dan keluarga besarnya serta dukungan dari semua pihak. Nah karena di sini,  di KBMN,  yang ditekankan adalah belajar menulis, dan belajar menulis tidak lepas dari kecerdasan literasi.

Tantangan pertama:

1. Masuk Chrom

2. Ketik MELINTAS.ID

3. Klik rubrik Literasi

4. Ketik Biografi

5. Cari tulisan dengan gambar cover buku 50 Tahun Lebih Dekat dengan Om Jay

6. Baca

7. Cari kalimat yang menjelaskan apa itu biografi.

8. salin

9. Copas ke grup KBMN 30

Tantangan pertama bagaimana para sahabat? Sudah ketemukah tulisan yang dimaksud Buku Biografi Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. dengan Judul 50 Tahun Lebih Dekat dengan Om Jay  karya Lely Suryani.

Judul: 50 Tahun Lebih Dekat dengan Om Jay

Penulis: Lely Suryani, S.Pd.SD

Editor: Sri Sugiastuti

Desain Sampul: Ralianti

Jumlah Halaman: 176 halaman

Nomor QR CBN: 62-134-1718-504

Tahun Terbit: 2022

Penerbit: Oase Pustaka (Oase Group Publishing)

Sinopsis buku terbitan Oase Pustaka sebagaimana tertera pada buku sebagai berikut. 

 Di Jakarta Ada Lelaki yang Bisa Bantu Kita Hasilkan Banyak Uang

Lima puluh tahun perjalanan hidup manusia, walau ibarat sekejap mata, namun banyak cita rasa penuh makna. Bukan mimpi belaka, namun nyata adanya, dan berkibar di dunia yang fana  dan layak sebagai bekal menuju nirwana. Pencapaian kebermaknaan hidup  yang menjulang, pasti banyak halang dan rintang yang menghadang. Hanya  dengan kekuatan jiwa yang terpatri di dalam raga, sikap yang selalu bijaksana, kepiawaian dalam bertutur sapa, serta dasar agama yang utama, membuat semua bersahaja sesuai norma manusia di dalam rengkuhan Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan kesahajaan yang terlihat tak kasat mata, keramahan yang selalu terpancar dari jiwa, suka menolong dan berbagi adalah wujud nyata, mengemban amanah surga yang jauh dari nuansa kesombongan manusia, menjadikan sosok Om Jay yang selalu dipuja, baik oleh sahabat di dunia nyata maupun di dunia maya. Ini membuktikan bahwa Om Jay sosok ternama yang jauh dari dosa, Bagian kedua, pembaca bisa mengenal lebih detail tentang sosok Om Jay karena pada bagian kedua ini, ditulis biodata lengkap Om Jay. Jadi, bagian kedua ini juga dapat diketahui segala aktivitas dan peran Om J

Di bawah resensi buku tersebut. Baru materi tentang menulis biografi. Yang diakhiri dengan kata tokcer

Di dalam buku ini, walau tak memuat seluruh perjalanan Om Jay, penulis berharap dapat menjadikan para sahabat, teman, dan handai tolan, akan merasa lebih dekat dengan Om Jay. Sosok Inspiratif yang membumikan literasi dengan slogannya “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”

Materi MENULIS BIOGRAFI ada di sana. Melintas.id - Biografi berasal dari Bahasa Yunani, bios yang berarti hidup dan grafien yang berarti menulis. Biografi terjadi dari dua kata yaitu bio yang artinya hidup dan graf yang berarti tulisan. Apakah arti biografi jadi tulisan hidup? Menulis Buku Biografi Secara Efektif, Mudah dan Cepat, Ikuti Saja Aturan Mainnya Dijamin Tokcer.Melintas.id - Biografi berasal dari Bahasa Yunani, bios yang berarti hidup dan grafien yang berarti menulis. Biografi terjadi dari dua kata yaitu bio yang artinya hidup dan graf yang berarti tulisan. Apakah arti biografi jadi tulisan hidup?

Arti dari biografi adalah tulisan tentang kehidupan. Menurut WJ.S. Poerwadarminta dalam buku Kamus Umum Bahasa Indonesia, biografi berarti riwayat hidup, sedangkan menurut KBBI daring  bahwa biografi adalah tulisan tentang seseorang yang ditulis oleh orang lain

Mengapa biografi harus ditulis oleh orang lain? Karena jika riwayat hidup seseorang ditulis oleh dirinya sendiri, itu yang dinamakan dengan autobiografi. 

Jadi, jelas 'kan? Biografi adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain, sedangkan autobiografi adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh orang yang bersangkutan. Penulisnya jelas mengalami perjalanan hidup yang ditulisnya

TANYA JAWAB

P1;Suhaimi Pancoran Jaksel

1. Apa dan bagaimana konsep dan teknik dalam menulis biografi

2. Apa yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa biografi itu akurat dan subyektif?

J2;

1. Silahkan dibaca sampai tuntas di sini.

https://www.melintas.id/literasi/342754863/menulis-buku-biografi-secara-efektif-mudah-dan-cepat-ikuti-saja-aturan-mainnya-dijamin-tokcer

2. Penulis biografi dalam mengumpulkan materi, tidak hanya dari tokohnya saja, namun juga dari orang-orang di sekelilingnya.

Maka harus bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang mempengaruhi hidup sang toko

P2; ACHIENK, Tebet

Bunda Lely, bagaimana kiat2 menulis biografi orang yg terkenal dan atur jadwalnya? Karena mengingat waktu beliau yg super sibuk Dan bagaimana cara menulis biografi yg ciamik sehingga banyak orang tertarik untuk membacanya 

J2; Jika akan menulis biografi orang terkenal.. tentu harus komunikasi intensif.. dan harus sabar menunggu kapan beliaunya ada waktu dan janjian waktu .Orang-orang terkenal karena terlalu sibuk.. kita yang mengingatkan dengan cara halus mengenai janji kita., Karena ini BIOGRAFI dan itu Fakta, bukan Fiksi maka alur ceritanya mengalir sesuai aslinya. Berbeda jika ada perjanjian Biografi dibumbui fiksi..  mungkin ada penyedap dan bumbu lain..

P3; Endang dari kaltim.

Mohon ijin bertanya bu .. Apakah ada tantangan khusus dalam menciptakan narasi yang menarik dalam sebuah biografi? Bagaimana cara  menghadapinya? terima kasih.

J3; boleh pakai banget.. dibuat narasi-narasi yang menarik. Membutuhkan butuh waktu untuk mengasah kemampuan agar bisa menata kata dan kalimat menjadi menarik..

P4; Taufan Pemalang

Dalam menulis buku Biografi, selain menulis tokoh apakah ada yg lain yg bisa digunakan sbg narsum. kemudian apakah boleh kita menulis buku seseorang hanya bersumber pd media digital saja?Terimakasih pak Taufan Pemalang.

J4; Iya  harus ada,  karena kita korek riwayat sang tokoh dari berbagai sisi, bisa dari pihak keluarga, teman dekat atau orang yang turut mempengaruhi hidup sang tokoh.

Kemudian apakah boleh hanya bersumber dari media digital? Sebaiknya jangan hanya memakai sumber dari media digital saja, karena ini menyangkut nama baik seseorang.

Di sini tata krama tetap dinomorsatukan., Mulai dari minta ijin.. dan seterusnya..

P5; Suhaimi Pancoran Jaksel

Apa saja yang menjadi rujukan dalam penulisan biografi

Dalam menulis Biografi.. banyak rujukan yang bisa dipakai, Selain sang tokoh sendiri, juga dari pihak keluarga, teman dekat, dan sosial medianya. Semua itu akan saling melengkapi.

Menulis tiada berbatas, dalam arti semua bisa menjadi tulisan yang bermanfaat

Namun walau tiada berbatas, dalam menulis harus tetap memperhatikan kode etik kepenulisan

Apalagi jika menulis di medsos atau media digital.

Yang pastinya jika tidak sesuai kode etik yang berlaku, akan mendapatkan peringatan, hujatan atau apalah itu.  Dan bukan saja dari pembaca saja, namun dari googlenya juga akan diperingatkan

Dan buat peserta KBMN. mari tingkatkan potensi diri dalam menulis. MELINTAS.ID siap mewadahi karya-karya nan apik dan akan maju bersama MELINTAS.ID.

Tantangan  ke dua,  silahkan tulis biografi singkat orang-orang terkasih..Dari sana kita akan banyak belajar menghargai orang lain.

Terima kasih

Wassalamualaikum Wr Wb




Share:

BERPRESTASI DAN GO INTERNASIONAL BERKAH MENULIS

 

Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Pertemuan  Ke-27, Gelombang Ke-30 KBMN 
Nama                        : Lutpiana
Tema                         : Berprestasi Dan Go Internasional Berkah Menulis
Hari/Tanggal            :  Jumat 15  Desember 2023
Narasumber              : Rita Wati, S.Kom
Moderator                 : 
Gina Dwi Septiani, M.Pd

Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita bisa bertatap layar melalui huruf dan kata yang bisa dibaca . Malam ini Bunda Rita Wati, M.Kom sebagai narasumber yang sangat luar biasa yang sudah memiliki banyak prestasi sampai go internasional. Akan memberikan materi "Berprestasi dan Go Internasional sebagai Berkah Menulis ". Beliau akan didampingi oleh moderator yang juga sudah banyak berprestasi dalam dunia menulis yaitu bunda Gina Dwi Septiani,S.Pd., M.Pd.


Bunda Rita Wati mulai menjadi narsum di group ini sejak gelombang ke 16, 
beliau memahami betul katanya "sudah minggu ke 27 saya yakin Bpk/ibu sudah banyak mendapatkan materi tentang kepenulisan. memasuki gelombang  27 biasanya semangatnya sudah banyak yang pudar" benar sekali tapi tetap harus semangat agar segera lulus . Bunda Rita Wati adalah guru yang mendapat tugas tambahan mengurusi dapodik sekolah dan kepala laboratorium., akan tetapi semenjak bergabung di KBM ini paradigma Bunda Rita Wati mulai berubah, Bunda Rita Wati mulai belajar menulis hingga menerbitkan buku tapi semenjak bergabung di kelas KBMN prestasi mulai muncul.
Pengalaman beliau luar biasa;
  • Menjadi pemenang sayembara video DTS Adarakarya 2023 yang diselenggarakan oleh BPSDM Kominfo Yogyakarta
  •  mendapat beasiswa LPDP
  • peserta CS50x Harvard University
  • pendamoing peserta tahun 2023 yang SK nya langsung dari GTK Kemendikbud
  • tahun 2022 dan 2023 s
  • peserta ALCoB Volunteer kerjsanama Kemendkbud dengan Kementrian Pendidikan Korea Selatan
Semua tidak lepas dari pendaftaran kemudian pengisian essay
lebih lengkapnya disini:



Bunda Rita Wati berhasil menerbitkan buku 25 trik jitu menulis dan menerbitkan buku.


Itulah beberapa karya narasumber  yang luar biasa , selanjutnya kita masuk kepada materi yaitu  tentang menulis, Menulis mempunyai banyak manfaat diantaranya sebagai berikut :
  • Meredakan stres
  • Memecahkan masalah dengan lebih baik
  • Menuangkan perasaan sesuai keinginan
  • Memperbaiki suasana hati
  • Meningkatkan daya ingat
Apa tujuan anda menulis?
1. Sekedar ingin belajar.
2. Terpaksa (sebagai tugas kuliah, sebagai persyaratan naik pangkat).
3. Hobi.
4. Meningkatkan prestice.
5. Tambahan penghasilan. 

Motivasi kita dalam menulis tentu akan beraneka ragam, dari motivasi tersebut saya mempunyai beberapa karya buku, yang kebanyakan berasal dari tantangan menulis. 
Berikut ini adalah tips dalam menulis yaitu:
  • Menulislah topik yang disenangi
  • Kuasai diri sendiri
  • Tulis semua ide yang muncul
  • Buat judul yang menarik
  • Fokus pada topik pembahasan
  • Perbanyak baca buku sejenis
  • Sering sering berlatih
  • Pilih diksi yang tepat
  • Sisipi dengan perumpamaan
  • Melakukan riset
  • Ekspresi dan emosi di dalam tulisan.
Konsep Menulis 5W 1H (What, Where, Why, When, Who and How)

Tips dan Trik Menulis 
1. Menemukan gaya dan keunikan dalam menulis.
2. Mengembangkan keterampilan menulis.
3. Belajar Teknik Menulis yang efektif.
4. Mengatasi hambatan dan kegagalan.
5. Menerima kritik dan rejection sebagian bagian dari proses.

GO Internasional 
1. Menggunakan teknologi untuk jangkauan global.
2. Memanfaatkan internet untuk menjangkau pembaca di seluruh dunia. 
3. Menerbitkan buku atau membut jurnal.
4. Menggunakan bahasa yang universal.
5. Menggunakan media Sosial.

Berkah Menulis 
  • Menginspirasi dan mempengaruhi. Bagaimana tulisan yang kuat dapat menginspirasi, mengubah pandangan dan Menggunakan tindakan.
  • Memperluas wawasan dan pengetahuan. 
  • Mendapatkan pengakuan dan penghasilan Internasional. Pengajuan dan penghasilan  Internasional sebagai hasil dari dedikasi terhadap menulis.
  • Mempengaruhi pada karier dan reputasi menulis. Mendapat undangan untuk menulis dan menjadi narasumber.
Terima kasih. Wassalamualaikum Wr. Wb


Share:

MENERBIKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE



Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Pertemuan  Ke-26, Gelombang Ke-30 KBMN 
Nama                        : Lutpiana
Tema                         : Menerbikan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie
Hari/Tanggal            :  Rabu, 13  Desember 2023
Narasumber              : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd
Moderator                 : Mutmainah, M.Pd

Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita bisa bertatap layar melalui huruf dan kata yang bisa dibaca, Narasumber kita malam ke-26 ini tak kalah hebat dari malam-malam sebelumnya dan bergabung dan tak jemu-jemu membagikan ilmu menulisnya kepada kita semua, beri sambutan hangat untuk Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. dan dilanjutkan  kalimat pembuka dari Ibu Moderator, di malam putaran ke 26 kembali Emut Lebak akan menemani sahabat nusantara di kelas Menulis tanpa sekat dan batas. Penulis tidak pernah dilahirkan tetapi diciptakan bakat menulis tidak selalu dibawa sejak lahir tetapi tumbuh oleh satu motivasi dan gagasan. 

Menulis dan membaca merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan, amunisi seorang penulis adalah bacaannya. Tidak semangat menulis bisa jadi karena kurang membaca jika membaca sudah dilakukan tetapi masih saja sulit menulis cobalah membaca buku inspirasi atau bermain ke media sosial niscaya ide ide brilliant berjejer mengantri. 

Semua orang akan mati, terkecuali karyanya. Maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak”- Ali bin Abi Thalib 

Seperti yang kita ketahui buku merupakan muara akhir dari sebuah proses penulisan. 
Hasil tulisan kita tentu saja ingin bermuara menjadi sebuah buku, tetapi masih bingung kemana buku harus diterbitkan? 
Apa saja yang menjadi syarat penerbitan buku?
Menerbitkan buku sekarang ini semakin mudah karena ada penerbit indie
yang menerima naskah tanpa seleksi
Dahulu ketika penerbit indie belum eksis seperti sekarang, kita hanya tahu bahwa penerbit buku yang ada itu hanya penerbit mayor seperti Gramedia, Grasindo, Erlangga, Elex media, Andi, dll.

Penerbit mayor menerapkan seleksi naskah, sehingga belum tentu naskah kita diterima.
Memang itu dilakukan agar penerbit mayor mendapat naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan akan laku dipasaran.  Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang mencoba mengirim naskah ke beberapa penerbit hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Penolakan naskah menjadi makanan sehari-hari penulis. Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama.

Kini ada penerbit indie yang bisa menjawab rintangan-rintangan tersebut,Naskah pasti diterbitkan ✅
Proses penerbitan mudah dan cepat ✅. Menerbitkan di penerbit mayor bisa lebih dari setahun prosesnya, Kalau di penerbit Indie dalam hitungan bulan saja Indie maupun mayor punya kelebihan dan kekurangan.

Untuk penulis pemula yang baru pertama kali akan menerbitkan buku, bisa dicoba mengawali di penerbit indie. Jika bukunya cepat terbit akan menjaga semangat menulis.
Akan ada waktunya kita perlu merasa upgrade jika sudah sering menerbitkan di penerbit indie.
Tentu kita perlu tantangan lagi dalam menulis. Barulah penerbit mayor tepat untuk penulis yang ingin upgrade.


Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri. 

Memang  kalau di penerbit indie, kita perlu keluar biaya-biaya untuk mendapat fasilitas  penerbitan, atau jika ingin cetak ulang.

Tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan.
Sebagai tips, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie
●      Biaya penerbitan
Fasilitas penerbitan yang di dapat penulis
Batas maksimal jumlah halaman
Ketentuan dan Biaya cetak ulang
Apakah dapat Master PDF
Jumlah buku yang didapat penulis


Narasumber  membantu bapak/ibu menghubungkan ke penerbit yang sudah terpercaya dan terjamin kualitasnya.  Sejak Juli 2020 Narasumber  membantu peserta KBMN memilihkan dan menghubungkan ke penerbit Alasan Pa Brian membantu mengubungkan bapak/ibu ke penerbit indie, agar bapak/ibu tidak merasa sendirian dalam proses penerbitan buku. Ada Pa Brian yang mendampingi dan menjawab berbagai pertanyaan seputar proses penerbitan. Sehingga bapak/ibu para peserta KBMN merasa tenang bahwa buku pasti akan terbit
Saat itu (Juli 2020) Narasumber melihat bapak/ibu peserta yang belum tahu mau menerbitkan buku dimana, sering juga mendapat cerita kasus hambatan yang dialami peserta kbmn dalam menerbitkan buku yaitu:
  1. biaya mahal
  2. biaya murah bahkan gratis diawal, namun jadi mahal akhirnya
  3. ketidakjelasan nasib naskah setelah berbulan-bulan 
  4. ketentuan berubah2 tidak sesuai dengan di awal.
  5. ada ketentuan yang tidak disampaikan di awal

Melihat kasus-kasus tersebut maka Narasumber membantu bapak/ibu memilihkan penerbit yang sudah terpercaya dengan harga terjangkau dan mengawal sampai naskah terbit menjadi buku.
Biaya 400.000 saja. Penulis dapat 2 buku Pa Brian menyampaikan daya tarik penerbit ini :

1. Biaya terjangkau, tidak perlu sampai jutaan rupiah

2. jumlah maksimal halaman sangat banyak yaitu 280 hal A5. Jadi bapak/ibu tidak kena biaya tambahan halaman walaupun bukunya setebal 280 halaman A5.

3. Penerbit ini menjualkan buku terbitannya di tokopedia dan shopee
Pesan dari Narasumber, menerbitkan buku perlu waktu untuk proses terbit. Bukan seperti fotokopi yang sehari jadi.  Jadi jangan minta ada deadline kapan buku harus terbit. Misalkan karena untuk kenaikan pangkat, buku diminta agar terbit secepatnya.


Sukses selalu, selamat menulis

Terima kasih
Wassalamualaikum Wr Wb
Share:

MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH


Assalamu’alaikum, wr.wb

Resuma Ke-24

Gelombang Ke-30

Nama                        : Lutpiana

Judul                         : Menulis Buku dari Karya Ilmiah

Hari/Tanggal            : Jumat, 8  Desember 2023

Narasumber              : Eko Daryono, S.Kom

Moderator                 : Bambang Purwanto, S.Kom.,Gr.


Salam Literasi! Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah atas nikmat yang luar biasa sehingga malam ini kita bisa bertatap layar melalui huruf dan kata yang bisa dibaca 
Mr. Bams memandu malam ini hingga nanti pukul 21.00 WIB. Malam ini materi yang luar biasa akan diterima  dari narasumber Eko Daryono, S.Kom. Anak pertama dari tiga bersaudara yang lahir di Karanganyar Provinsi Jawa Tengah tanggal 20 Desember 1975. 

Materi  malam ini adalah Menulis Buku dari Karya Tulis Ilmiah

Tema yang cenderung teoristis dan bikin pusing mengingat tidak ada standarisasi konversi KTI menjadi buku.

Terlebih sekarang ada dua model lisensi yakni ISBN dan QRCBN yang tentu saja tuntutan content dalam buku akan berbeda dimana ISBN lebih cenderung ke buku bacaan umum sedangkan QRCBN bisa menyesuaikan dengan isi KTI

Sebelum masuk ke ranah konversi, terlebih dahulu perlu dipahami Karya Tulis Ilmiah itu apa dan seperti apa

Definsi Karya tulis ilmiah menurut Perka LIPI No 2 /2014 merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah

KTI dapat dibedakan menjadi dua macam yakni KTI nonbuku dan KTI buku


KTI Nonbuku

KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar -> tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi

KTI hasil penelitian -> PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, jurnal

KTI berupa ulasan -> resensi


KTI Buku

Buku Bahan Ajar -> diktat, modul, buku ajar, buku referensi

Buku Pengayaan -> monografi, buku teks, buku pegangan, buku panduan

Buku kompilasi -> bunga rampai, prosiding


Bagi yang ASN guru Karya Tulis Ilmiah yang terdapat dalam buku 4 PKG untuk pengembangan diri yakni 

Publikasi Ilmiah Berupa Hasil Penelitian atau Gagasan Ilmiah Bidang Pendidikan Formal -> Laporan PTK/PTS, Best Practice, Tulisan Ilmiah Populer

Publikasi Buku Teks Pelajaran, Buku Pengayaan, dan Buku Pedoman Guru

Karya Inovatif -> Teknologi Tepat Guna, Karya Seni, Membuat/Memodifikasi Alat Pelajaran/Peraga dan Alat Praktikum


Ternyata tidak semua KTI itu berupa buku. Memang secara wujud, PTK, PTS, Tugas Akhir, skripsi, tesis, desertasi itu berupa buku, namun bukan buku. Lebih tepatnya adalah laporan hasil penelitian dan sifat publikasinya pun terbatas.


Anatomi KTI umumnya tersusun atas bab-bab dengan penomoran yang struktural sesuai dengan jenis KTI serta institusinya. Babnya pun bersifat formil

BAGIAN AWAL -> Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Abstraksi, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Lampiran 

BAB I PENDAHULUAN -> Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN TEORETIS -> Tinjauan Pustaka, Hasil Penelitian yang Relevan, Kerangka Pemikiran, Hipotesis (jika diperlukan)

BAB III METODE PENELITIAN -> Jenis Penelitian, Tempat dan Waktu Penelitian, Subjek Penelitian, Data dan Sumber Data, Teknik Validitas Data, Teknik Pengumpulan Data, Teknik Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN -> Hasil Penelitian, Pembahasan, Temuan Hasil Penelitian

BAB V PENUTUP -> Simpulan, Implikasi dan Saran 

BAGIAN AKHIR -> Daftar Pustaka, Lampiran, Bionarasi

Umumnya anatomi KTI seperti itu.

Nah apa
bedanya anatomi KTI di atas dengan buku?



Secara subtansi isi, tidak ada perbedaan isi laporan KTI dengan isi buku hasil konversinya. Karena sejatinya isi buku mencerminkan keseluruhan isi laporan KTI khusus untuk anatomi buku ber-QRCBN karena aturan content yang lebih fleksibel.


Untuk anatomi ISBN, anatomi bukunya memang benar-benar berubah dan nyaris tidak nampak lagi isi KTI-nya karena memang harus dikembangkan menjadi buku bacaan

Secara sistematika, tentunya gaya penulisan KTI dengan penulisan buku tentu berbeda. Ada penyesuaian-penyesuaian sistematika KTI yang dikonversi menjadi buku dengan tujuan agar kesannya tidak kaku. Misalnya penomoran tiap sub bab-sub bab

Secara Bahasa, meski sama-sama ilmiah, hasil konversinya tentu harus dimodifikasi sehingga Bahasa dalam bukunya lebih luwes, bersifat lugas dan tidak lagi mencantumkan kata-kata seperti penelitian ini, peneliti, teman sejawat, penulis

Lantas bagaimanakah cara mengkonversi laporan KTI menjadi buku?


Langkah Pertama adalah memodifikasi judul KTI menjadi judul buku

Judul KTI umumnya mengandung unsur : variabel penelitian, objek penelitian, dan seting penelitian (baik tempat maupun waktu).

Judul buku hasil konversi harus menarik, unik, mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Kemenarikan judul buku sifatnya subjektif.


Contoh judul KTI : UPAYA MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KARTU ARISAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI X TAHUN PELAJARAN 2023/2024


Bisa menjadi judul buku : KETRAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KARTU ARISAN


Langkah kedua yakni Memodifikasi Sistematika dan Gaya Penulisan

Nah, pada saat laporan tersebut dikonversi menjadi buku, maka harus dimodifikasi gayanya sesuai dengan gaya penulisan buku. Tidak tampak lagi adanya sub bab-sub bab yang membuat isi buku seolah-olah terpisah-pisanasib bab-bab dalam KTI?

Bagaimana nasib bab tergantung pada anatominya, mau di ISBN kan atau di QRCBN kan?

Jika menggunakan anatomi ISBN, maka semua yang berbau istilah penelitian atau hasil penelitian ditiadakan.

Sebagai contoh laporan KTI tentang Aksara Jawa tadi, semua menggunakan kaidah bab seperti saya jelaskan di atas. Namun setelah di ISBN kan menjadi seperti berikut





Itu diambil dari buku konversi salah satu peserta KBMN juga yang kebetulan saya menjadi convertornya

Untuk yang ber-ISBN memang membutuhkan ekstra pikiran dan ekstra waktu 

Lalu bagaimana kalu yang penerbitannya ber-QRCBN?  Karena tidak terikat content harus menjadi bahan bacaan umum, maka anatominya lebih fleksibel bisa memanfaatkan 75% isi PTK sedangkan yang 25% memang harus didelete.

Sebagai contoh perbandingan berikut ini



 

Jika dibuat buku maka anatomi babnya menjadi seperti ini :

Bab III yang berisi metode penelitian biasanya diringkas menjadi satu atau dua paragraph dan dimasukkan pada bab IV di bagian awal sebagai prolog

Misal ringkasannya : Pembahasan pada bab ini didasarkan pada laporan action research yang dilaksanakan pada kelas VII A semester I tahun pelajaran 2023/2024 dalam mata pelajaran IPS materi Penampakan Alam...dst

Lantas untuk Bab IV nya sejatinya merupakan bagian inti isi buku, sesuai dengan judul buku. Bab IV tidak lagi menggunakan judul Hasil Penelitian dan Pembahasan, namun disesuaikan dengan konteks buku. Sebagai kisi-kisi, judul buku dapat menjadi pilihan sebagai judul Bab IV

Pada buku bab IV dapat dimasukkan tabel, grafik, foto-foto kegiatan maupun hasil penelitian yang menyatu dalam buku

Maksudnya bahwa  tabel, grafik, foto-foto kegiatan tidak lagi berada dalam lampiran namun dibuat menyatu dengan buku yang tentunya disesuaikan narasinya.

Lampiran dapat disertakan namun hanyainstrument penelitian atau hasil olah data. Adapun data-data yang menyangkut privacy sebaiknya dibuat kode-kode atau dibuat tabulasi. Lampiran seperti RPP, kisi-kisi soal, soal boleh dilampirkan

 Oh ya tadi ada yang terlewat, untuk bagian pendahuluan (bab I) berisi mengenai fenomena sebagaimana isi poin latar belakang dalam naskah laporan aslinya ditambah dengan fenomena kekinian agar pentingnya isi buku dapat ditonjolkan sejak awal sehingga pembaca merasa tertarik untuk membaca keseluruhan isi buku. Boleh dipertahankan judulnya Pendahuluan

Selanjutnya,. apa yang perlu diperhatikan saat mengkonversi buku

Baik yang mau di-ISBN-kan maupun yang di-QRCBN-kan sama kaidahnya

1, laporan hasil penelitian memang benar-benar karya asli dari penulis alias bukan plagiasi baik seluruhnya maupun sebagian.

2, memanfaatkan berbagai gaya selingkung untuk sumber bahan kompilasi atau pendapat dari penulis lain

3, jeli dalam memilah dan memilih data yang dipublikasikan sehingga buku yang dihasilkan menarik

4, modifikasi bahasa baku. Hindari pemakaian penanda transisi menurut hal itu sesuai dengan pendapat lebih lanjut si A menyatakan berdasarkan hal tersebut

5, hindari pengambilan sumber kutipan kedua atau pendapat yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah Lebih valid jika penulis bisa mendapatkan sumber pertama

6, menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk mendukung keabsahan buku untuk menghindari citra plagiasi


Jika dianalisis secara detail ternyata mengkonversi KTI menjadi buku gampang-gampang susah.

Daripada susah-susah, bolehkah jika laporan KTI apa adanya langsung dijadikan buku?

Sah-sah saja penulis langsung menerbitkan KTI-nya menjadi model seperti buku namun perlu diingat jika menghendaki buku ber-ISBN maka harus berpikir lebih mendalam karena jelas akan tertolak.

Jadi perlu dipahami diawal bahwa : Meng-ISBN-kan KTI tidak sama dengan mengkonversi KTI menjadi buku ber-ISBN

Diawal kegiatan menulis ini dulu saya sempat juga membeli model laporan KTI yang di-ISBN-kan dari salah satu peserta yang isinya ternyata hanya meng-ISBN-kan laporan KTI. Dulu memperoleh ISBN masih mudah namun sekarang sangat selektif sekali

Materi pada malam ini mungkin materi yang rumit, namun menjadi materi yang disampaikan pada KBMN. Dasarnya bahwa Bapak/Ibu insya allah punya modal dasar yakni sudah pernah membuat laporan KTI dan bahkan sekarang memilikinya entah berupa PTK/PTS/Best Practice/Skripsi/Tesis dan sebagainya.

Modal tersebut tentu sayang jika hanya tenggelam di rak buku tanpa dibagikan dengan khalayak umum yang bisa jadi menginspirasi. Makanya perlu diterbitkan menjadi buku setelah dikonversi.

Hal itu juga menjadi sarana untuk beramal dengan ilmu yang kita miliki.

Demikian yang dapat saya sampaikan pada malam hari ini, terima kasih bapak/ibu, terima kasih Tim Solid Om Jay, terima kasih Mr Bams yang setiap menemani. Banyak kekurangan yang saya sampaikan mohon maaf. Selamat malam dan selamat beristirahat. 

Wassalamu'alaikum warahmatulahi wabarakatuh


Share:

Recent Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate another link velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.

Mengenai Saya

Foto saya
Pengawas Madrasah di Kemenag kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan,

CATATAN PERTAMA DAN TAHUN KEDUA REZA PUASA

Tahun 2024 merupakan tahun bersejarah untuk anakku reza, kenapa? karena tahun 2024 merupakan tahun 1445 Hijriah.  "Mufakat sidang isbat...

Cari Blog Ini

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.