MENULIS LINTAS TOL LANGIT

KAIDAH PANTUN


Pertemuan ke-13, Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI Senin,13November 2023

Sumber : Daring Via WA Group KBMN 30


Assalamu Alaikum wr wb 
Selamat malam.....
Salam sejahtera Para Pegiat Literasi Nusantara (PLN)
Semoga malam ini semua dalam keadaan sehat dn bahagia. Di  Senin malam tanggal 13 November 2023 ini  kelas KBMN memasuki pertemuan ke 13 dari 30 pertemuan melalui wa Grup. dengan narasumber handal bapak Miftahul hadi, S.Pd  (alumni kelas Belajar Menulis gelombang 17) pengalaman pernah menjadi juri di acara festival pendidikan negeri serumpun pada tahun 2021, di dampingi moderator yang cantik Helwiyah, S.Pd., MM dengan tema malam ini KAIDAH PANTUN
Kegiatan ini akan berlangsung dari pukul 19.00-21.00   yang dibagi dalam 3 sessi
1. Pembukaan
2. Paparan materi
3. Tanya jawab
4. Penutup

Baju  bersulam berbahan  katun,
Sandingkan dengan kain kebaya
Senin malam kita berpantun,
Lestarikan budaya Indonesia

Siapa yang tak kenal pantun?
Ya pantun adalah salah satu kekayaan  Indonesia yang bisa dipelajari siapa saja..
Akankah kita lupakan dan menjadi milik bangsa lain?

No Way... 🙅‍♀️🙅🏼‍♂️
Itu jangan sampai terjadi. 
So, kita harus bisa menjaga dan melestarikannya.

Pergi ke Madiun dengan  keluarga                                                                                                                Membeli kain di Toko Melati                                                                                                                        Mari belajar Pantun pada Gus Miftah                                                                                                          Akan lebih asik dipandu Mba Ewi

Kain bersulam berbahan katun,
Di atas dipan basah berair,
Senin malam kita berpantun
Minggu depan jadi penyair

Berbalur getah akar seruntun
Kain berenda di atas kayu.
Ketemu mas Miftah si raja pantun 
Serasa berada di tanah Melayu

 dibalas dong oleh narsum...

Mawar sekuntum kecillah dahan,
Daun salam tumbuh di kota,
Assalamualaikum saya ucapkan,
Sebagai salam pembuka kata.

Tak ada badik salah terukir,
Tak ada cindai keliru disulam,
Kepada yang cerdik bertukar pikir,
Kepala yang pandai bertukar paham

Kalau berbicara soal pantun, pasti ingatan kita langsung tertuju pada saudara kita di pulau Sumatera yaitu suku bangsa Melayu.
Namun sebenarnya pantun tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Suseno (2006) di Tapanuli pantun dikenal dengan nama ende-ende.

Contoh:
Molo mandurung ho dipabu,
Tampul si mardulang-dulang,
Molo malungun ho diahu,
Tatap siru mondang bulan.

Artinya:
Jika tuan mencari paku,
Petiklah daun sidulang-dulang,
Jika tuan rindukan daku,
Pandanglah sang bulan purnama.

Sedangkan di Sunda, pantun dikenal dengan nama paparikan.

Contoh:
Sing getol nginam jajamu,
Ambeh jadi kuat urat,
Sing getol naengan elmu,
Gunana dunya akhirat.

Artinya:
Rajinlah minum jamu,
Agar kuatlah urat,
Rajinlah menuntut ilmu,
Berguna bagi dunia akhirat.

Pada masyarakat Jawa, pantun dikenal dengan sebutan parikan.

Contoh:
Kabeh-kabeh gelung konde,
Kang endi kang gelung Jawa,
Kabeh-kabeh ana kang duwe,
Kang endi sing durung ana.

Artinya:
Semua bergelung konde,
Manakah yang gelung Jawa,
Semua telah ada yang punya,
Mana yang belum dipunya.

Pantun seringkali kita dengar saat pidato atau sambutan. Namun yang membuat khawatir adalah pantun digunakan untuk mengolok-olok orang lain, seperti yang sering kita saksikan di acara televisi.

kita patut berbangga karena pantun telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda secara nasional pada tahun 2014. Menyusul pada tanggal 17 Desember 2020 pantun ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada sesi ke 15 intergovernmental comittee for the safeguarding of the intangible cultural heritage.

Pantun menurut Renward Branstetter (Suseno, 2006; Setyadiharja, 2018; Setyadiharja, 2020) berasal dari kata “Pan” yang merujuk pada sifat sopan. Dan kata “Tun” yang merujuk pada sifat santun. Kata “Tun” dapat diartikan juga sebagai pepatah dan peribahasa (Hussain, 2019)
Pantun berasal dari akar kata “TUN” yang bermakna “baris” atau “deret”. Asal kata Pantun dalam masyarakat Melayu-Minangkabau diartikan sebagai “Panutun”, oleh masyarakat Riau disebut dengan “Tunjuk Ajar” yang berkaitan dengan etika (Mu’jizah, 2019)
Pantun termasuk puisi lama yang terdiri dari empat baris atau rangkap, dua baris pertama disebut dengan pembayang atau sampiran, dan dua baris kedua disebut dengan maksud atau isi (Yunos, 1966; Bakar 2020)
Lalu, sebenarnya apa saja fungsi pantun dalam kehidupan sehari-hari?
Digunakan dalam komunikasi sehari-hari, Sambutan dalam pidato, Menyatakan perasaan, irik lagu,
Perkenalan dan Berceramah/dakwah.
Pidato tak lengkap rasanya kalau tidak ada pantun di bagian pembuka atau penutup.😁

Selain yang telah dijelaskan di atas, fungsi lain dari pantun antara lain :
Sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir.
Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar.

Secara sosial pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat.
Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan bermain-main dengan kata.

Namun demikian, secara umum peran sosial pantun adalah sebagai alat penguat penyampaian pesan.
Kita lanjut ke karakteristik/ciri-ciri pantun ya bapak ibu
Satu bait terdiri atas empat baris
Satu baris terdiri atas empat sampai lima kata
Satu baris terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata
Bersajak a-b-a-b
Baris pertama dan kedua disebut sampiran atau pembayang
Baris ketiga dan keempat disebut isi atau maksud
Contoh pantun

Memotong rebung pokok kuini,
Menanam talas akar seruntun,
Mari bergabung di malam ini,
Dalam kelas menulis pantun.

Mari kita kupas satu-persatu bagian pantun tersebut

Pantun di atas terdiri atas empat baris.
Baris pertama terdiri atas empat kata, baris kedua terdiri atas empat kata, baris ketiga terdiri atas empat kata, baris keempat terdiri atas empat kata.

Baris pertama terdiri atas sepuluh suku kata, baris kedua terdiri atas sepuluh suku kata, baris ketiga terdiri atas sepuluh suku kata, baris keempat terdiri atas sepuluh suku kata
Baris pertama berakhiran kata ni,
Baris kedua berakhiran kata tun,
Baris ketiga berakhiran kata ni,
Baris keempat berakhiran kata tun.
Itu artinya sajaknya a b a b

Lalu, apa bedanya pantun dengan syair dan gurindam?
Contoh syair:
Ke sekolah janganlah malas,
Belajar rajin di dalam kelas,
Jaga sikap janganlah culas,
Agar hati tak jadi keras.

Contoh gurindam:

Jika selalu berdoa berdzikir,
Ringan melangkah jernih berpikir.
Jika rajin zakat sedekah,
Allah akan tambahkan berkah.

 Lalu, bapak ibu pasti pernah menonton serial Upin dan ipin
Cikini ke  gondangdia /Ku begini gara gara dia 

Ini gurindam bukan mas?
Dimana salah satu karakter bernama jarjit, juga sering mengucapkan pantun
Bukan buu, bukan sebab akibat
Pantun yang diucapkan hanya dua baris
Sama seperti ini
Namanya karmina, atau pantun kilat

Contoh lain karmina
Sudah gaharu cendana pula,
Sudah tahu bertanya pula.
Sudah bisa membedakan ya bapak ibu??
kita lanjut trik cara mudah menulis pantun.
Cara mudah menulis pantun

1. Memahami karakteristik/ciri-ciri pantun
2. Menguasai perbendaharaan kata
3. Menulis isi pantun
4. Menulis sampiran
 Ini trik yang pertama
Yang kedua, memahami perbendaharaan kata. Mengapa harus menguasai perbendaharaan kata?

Karena letak keindahan pantun pada pemilihan kata dengan bunyi akhir/Rima yang sama.
Usahakan Rima tersebut jangan hanya satu huruf
Menguasai perbendaharaan kata

Contoh:
1. Tahu, baju, perahu, suhu.
2. Baik, naik, Daik, asyik.
3. Cinta, pelita, kata, jelita, kota.
4. Datang, petang, batang, kentang.
5. Suka, cempaka, cuka, Malaka.
Saya biasa mencari kata di kuncitts.com 😁🙏

Usahakan jangan memakai nama orang, merk dagang dalam pemilihan kata. Karena akan mengurangi keindahan bahasa.

Baju anda berbahan katun
Agar serasi juga celana
Apa tanda insan yang santun
Akal diisi ilmu berguna

Latihan membuat pantun, misalkan satu hari ditarget membuat pantun 2 bait, dengan tema bebas.

Nah dengan latihan setiap hari, maka kemampuan membuat pantun akan terasah 
1. Pilih kata dengan bunyi akhir yang sama. Minimal dua huruf 

Contoh : baik, naik, Daik

2. Sama dengan jawaban nomor satu. Kuasai perbendaharaan kata. Karena keindahan pantun, terletak pada pada pemilihan kata yang memiliki Rima sama.

Menghadirkan kejutan pada pantun. Kaitkan saja pada sesuatu hal yang sedang viral saat itu.
Panjang dahan tanam berjajar,
Bunga Bakung banyaklah duri,
Mari sukseskan merdeka belajar,
Untuk mendukung program mas menteri.

Burung jalak terbang rendah
Mencari ikan dengan mulut terbuka
Sekolah penggerak  terus berbenah
Implementasikan kurikulum merdeka (Baris keempat, berapa suku kata hayo...)

Closing statemen

Jangan pernah takut untuk mencoba. Keberhasilan hanya milik orang-orang yang berani keluar dari zona nyaman.

Pergi berkelah menjaja katun,
Saudagar Arab di tengah pekan,
Segala madah telah disusun,
Salah dan silap mohon dimaafkan



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate another link velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.

Mengenai Saya

Foto saya
Pengawas Madrasah di Kemenag kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan,

CATATAN PERTAMA DAN TAHUN KEDUA REZA PUASA

Tahun 2024 merupakan tahun bersejarah untuk anakku reza, kenapa? karena tahun 2024 merupakan tahun 1445 Hijriah.  "Mufakat sidang isbat...

Cari Blog Ini

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.